Kedua bocah berusia 3 tahun itu mengalami perlekatan pada bagian belakang kepala. Artinya mereka selama ini belum pernah saling menatap.
Operasi berisiko tinggi tersebut dimulai sesuai jadwal di Royal Children's Hospital, Melbourne, Australia pada Senin, 16 November pukul 08.30 waktu setempat. Operasi final pemisahan ini diperkirakan akan berlangsung selama 16 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Holmes, peluang keberhasilan operasi ini 25 persen. Demikian seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Senin (16/11/2009).
Diimbuhkannya, ada 50 persen kemungkinan dua anak perempuan yatim piatu itu akan mengalami kerusakan otak. Dan 25 persen kemungkinan salah satu dari mereka akan meninggal.
Trishna dan Krishna dibawa ke Australia dua tahun lalu oleh badan Children First Foundation. Keduanya telah menjalani sejumlah operasi berbahaya untuk persiapan operasi pemisahan.
(ita/nrl)











































