Jika Tolak Rekomendasi Tim 8, SBY Tak Serius Berantas Korupsi

Jika Tolak Rekomendasi Tim 8, SBY Tak Serius Berantas Korupsi

- detikNews
Senin, 16 Nov 2009 06:05 WIB
 Jika Tolak Rekomendasi Tim 8, SBY Tak Serius Berantas Korupsi
Jakarta - Setibanya dari KTT APEC di Singapura, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta segara menindaklanjtuti rekomendasi final dari Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum Kasus Bibit-Chandra (Tim 8). Jika tidak, itu menunjukkan SBY tidak serius dalam pemberantasan korupsi.

"Kalau dia tidak terima, berarti mengukuhkan pandangan orang ia tidak serius dalam pemberantasan korupsi," kata Direktur Pusat Kajian Anti-Korupsi UGM, Zaenal Arifin Mochtar saat berbicang dengan detikcom, Senin (16/11/2009).

Menurut Zaenal, adalah hal yang aneh jika SBY menolak rekomendasi dari Tim 8. Alasannya, tim yang diketuai advokat senior Adnan Buyung Nasution itu adalah bentukan Presiden sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tidak dilaksanakan itu menampar mukanya sendiri. Dia mengangkat Tim 8 kan dengan Keppres sebagai tindakan menyelamatkan negara. Jika tindakan menyelamatkan negara tidak dijalankan, dangan demikian akan memalukan dia sendiri" tegas Azenal.

Tidak hanya itu, lanjut Zaenal, Presiden akan mendegradasi tokoh-tokoh yang ada di Tim 8, jika ia tidak mengindahkan rekomendasi yang dihasilkan lewat sebuah kerja keras selama 2 minggu.

"Ia juga tidak mempercayai orang-orangnya sendiri Denny Indrayana dan Amir Syafifuddin," kata Zaenal tentang staf khusus Presiden dan Ketua DPP Partai Demokrat itu.

(lrn/amd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini