Demo Mahasiswa di Makassar Berakhir Bentrok
Sabtu, 03 Apr 2004 13:12 WIB
Makassar - Aksi massa mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Reformasi Total di Makassar siang ini berujung dengan bentrokan antara aparat kepolisian dan para demonstran. Akibatnya 22 mahasiswa ditangkap pihak kepolisian setempat.Aksi menuntut menolak Megawati-Hamzah Haz dan orde baru ini awalnya berlangsung secara damai. Sekitar 150 orang yang terdiri dari berbagai organisasi, seperti Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Partai Rakyat Demokratik (PRD), dan Senat BEM Fakultas Kelautan Unhas. Mereka mendatangi kantor KPUD Sulsel di Jl Andi Veterani, Makassar. Dan mulai pukul 11.45 WITA mereka melakukan berbagai orasi.Tak lama kemudian, pihak aparat keamanan melarang aksi demonstrasi tersebut. Kemudian terjadilah negosiasi antara pihak aparat dengan pimpinan massa. Dalam negosiasi dengan Kapolsek Pakukang dan Polresta Makasar Timur tersebut, pihak kelopisian memberikan ijin orasi hanya 10 menit. Namun pihak massa menginginkan minimal 30 menit.Karena tidak terjadi titik temu, akhirnya orasi dilanjutkan pihak demosntran. Polisi tetap melarang orasi lebih dari 10 menit. Setelah waktu yang ditentukan lewat, sekitar pukul 12.00 WITA pihak aparat kepolisian mendorong massa demosntran. Sempat terjadi dorong mendorong, dan akhirnya berujung bentrokan.Massa terdesak dan lari berhamburan setelah polisi menembakkan senjatanya. Pihak kepolisian melakukan penangkapan. Sebanyak 22 aktivis mahasiswa ditangkap, 4 diantaranya wanita. Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Kelautan, Isharyatim juga diciduk polisi. Sekarang mereka di bawa ke Polda Sulsel.
(jon/)











































