AS Menentang Upaya Pembunuhan Yasser Arafat
Sabtu, 03 Apr 2004 11:58 WIB
Jakarta - Amerika Serikat menegaskan bahwa pihaknya menentang setiap upaya untuk membunuh Presiden Palestina Yasser Arafat. Penegasan ini disampaikan menyusul ancaman yang dilontarkan Perdana Menteri (PM) Israel Ariel Sharon terhadap Arafat."Posisi kami soal masalah tersebut -- pengasingan ataupun pembunuhan Yasser Arafat -- sudah sangat diketahui. Kami menentang itu dan kami telah menyampaikannya dengan sangat jelas kepada pemerintah Israel," tukas Deputi Menteri Luar Negeri AS Richard Armitage kepada wartawan seperti dilansir Reuters, Sabtu (3/4/2004).Tidak jelas apakah Washington telah mempertegas pandangannya ini kepada pemerintah Israel setelah komentar terbaru yang dilontarkan Sharon. Dalwam wawancara dengan beberapa surat kabar Israel, Sharon menyampaikan ancaman paling eksplisit terhadap seteru lamanya, Arafat. Juga mengancam Hassan Nasrallah, pemimpin kelompok gerilyawan Libanon, Hizbullah. Diisyaratkan Sharon bahwa Arafat dan Nasrallah bisa menjadi target pembunuhan Israel."Setiap orang yang membunuh seorang Yahudi atau membahayakan warga negara Israel, atau mengirimkan seseorang untuk membunuh Yahudi, adalah pria yang sudah ditandai. Titik," tutur Sharon kepada harian Haaretz.Menurut Armitage, meskipun Sharon mencetuskan kata-kata keras tersebut, namun pemimpin Israel itu diyakini belum mengubah kebijakannya untuk kini menargetkan Arafat.
(ita/)











































