Vampir Tewaskan 13 Warga Brazil
Sabtu, 03 Apr 2004 08:42 WIB
Jakarta - Gigitan vampir membawa maut. Kelelawar raksasa penghisap darah itu menewaskan 13 warga Amazon Brazil. Padahal biasanya vampir hanya menggigit burung besar dan ternak sapi.Menurut Departemen Kesehatan Brazil, vampir menyerang 300 orang sejak 2 Maret di areal pinggiran sungai Portel. Demikian dilaporkan Reuters, Sabtu (3/4/2004)."Ini merupakan angka yang luar biasa. Tujuh korban tewas memiliki sejarah diserang vampir, dan enam diantaranya sudah dikonfirmasi terkena rabies dari gigitan vampir," kata jubir Depkes Brazil.Terhadap ratusan korban serangan vampir lainnya diberi vaksin dan perawatan anti-rabies setelah 19 Maret saat pemerintah baru memberi perhatian atas kasus ini.Menurut jubir yang tidak disebutkan namanya itu, para ilmuwan pemerintah menduga serangan vampir itu berkaitan dengan perubahan pola migrasi vampir akibat penebangan hutan."Tidak ada jaminan kita tidak akan memiliki kasus serupa lebih banyak lagi," ujarnya. Kebanyakan korban tewas akibat gigitan maut vampir ini terjadi akhir minggu lalu.Vampir biasanya makan darah burung-burung besar dan ternak sapi yang sedang tidur. Mereka menghisap darah dari luka yang dibuat oleh gigi mereka. Vampir juga sering menularkan rabies ke ternak sapi. Jadi, kenapa sekarang menghisap darah manusia?
(sss/)











































