"People Power bisa muncul jika ada pihak-pihak tertentu yang mem-back up. Selain itu, situasi dan kondisi bangsa juga benar-benar sudah menyulut emosi warga," ujar pengamat intelijen Wawan Purwanto saat dihubungi detikcom, Sabtu (14/11/2009).
Namun demikian, sambung Wawan, hingga saat ini dirinya belum melihat tanda-tanda gerakan massa itu akan terwujud. "Masih jauh ke arah situ (people power)," ujar Wawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rupiah bisa jungkir balik, MoU dgn negara-negara bisa batal, investor bisa urungkan niat, pariwisata juga jeblok," pesannya.
(mok/djo)











































