Jepara.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden Boediono saat membuka pertemuan One Village One Product (OVOP) di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/11/2009).
Pertemuan OVOP ke-6 ini diikuti 210 peserta dalam negeri, 176 peserta luar
negeri serta 14 negara se-Asia dan Afrika.
Produk kerajinan perak dari Gianyar serta furniture kayu jati Jepara telah
menjadi kebanggaan nasional. "Kedua produk itu telah memiliki kualitas kelas
dunia," ujar Boediono.
Kerajinan perak di Bali berpusat di Desa Celuk dan Ubud, Gianyar. Produk
kerajinan perak di Bali berkulitas tinggi serta mampu diproduksi dalam jumlah
besar sehingga mampu mencukupi kebutuhan pasar dunia. Sedangkan kerajinan kayu Jepara terkenal karena kualitas kayu jatinya.
Agar terus mampu mengembangkan pasar internasional, Boediono berpesan agar pengerajin terus berkarya meningkatkan kualitas produknya. Dia pun memberi tips, salah satu cara bersaing adalah dengan melakukan uji coba di pasar-pasar luar negeri.
(gds/aan)










































