Kepala Brimob: 'Evan Brimob' Kena Hack, Tidak Diberi Sanksi

Kepala Brimob: 'Evan Brimob' Kena Hack, Tidak Diberi Sanksi

- detikNews
Sabtu, 14 Nov 2009 12:51 WIB
Kepala Brimob: Evan Brimob Kena Hack, Tidak Diberi Sanksi
Jakarta - Pemilik akun facebook 'Evan Brimob', Evan, tidak dikenai sanksi karena tidak terbukti menulis status yang provokatif. Evan ternyata kena hack. Polisi kini memburu sang hacker.

"Untuk apa disanksi karena bukan dia yang melakukan," kata Kepala Korp Brimob Irjen Pol Imam Sudjarwo usai HUT ke-64 Brimob di Mako Brimob, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Sabtu (14/11/2009).

Dikatakan dia, Evan sudah berhenti main internet sejak 31 Oktober 2009. "Nggak tahunya, tanggal 5 November muncul status facebook itu ada yang menghack dia karena dia belum mengubah kunci. Tanggal 6 November, dia apel pagi, malamnya sudah dihapus. Tetapi muncul lagi di facebook. Dengan demikian secara alibi, memang itu bukan evan," papar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, kepolisian bersama Polda Sumsel terus mencari tahu siapa pelaku yang menghack Evan. "Kita sedang mencari mudah-mudahan nanti bisa ditemukan dan diberi sanksi seberat-beratnya karena ini menyangkut instansi," kata Imam.

Keterangan Imam ini berbeda dengan pernyataan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Abdul Ghafur. Menurutnya, Evan telah mengakui menulis status yang sangat provokatif itu.

"Dia memang mengaku pemilik akun di facebook, serta yang menuliskan pesan itu," kata Abdul Ghafur beberapa waktu lalu.

Status Evan yang provokatif itu membuat geger sejumlah pengguna dunia maya. Status tersebut berbunyi "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..".

Akibat tindakan konyolnya itu, Evan menuai kecaman banyak pihak melalui Facebook. Tidak hanya itu, dia juga dilaporkan oleh seseorang ke Kompolnas. Semua itu akhirnya memaksa Evan mengaku salah dan meminta maaf melalui akun Facebooknya. (aan/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads