"Nggak, nggak kecewa," kata Sutrisno Bachir sebelum acara seminar ekonomi di Gedung BI Semarang, Jl Imam Bardjo, Sabtu (14/11/2009).
SB lantas menyitir pernyataan Gus Mus (Mustofa Bisri), "Kalau Anda jadi politisi, siapkan menghadapi gejolak dan kecewa. Kelola kekecewaan itu menjadi energi positif".
"Saya ke sini juga dalam rangka menyalurkan energi positif itu," lanjut pengusaha asal Pekalongan ini.
Mengapa instruksi partai hanya diikuti segelintir kader di DPR? SB tampak tak serius menjawabnya. Dia hanya mengatakan, mungkin karena dirinya telah memasuki 'masa pensiun' sebagai ketum.
"Ya, mungkin karena saat ini menjelang kongres," katanya.
Sebelumnya, SB telah meminta kader PAN di DPR agar memperjuangkan hak angket Century. Kasus itu sangat bersinggungan dengan masalah kerakyatan. Dan, sebagai partai berlabel "amanat", kader PAN seharusnya berada di garda depan meperjuangkan aspirasi rakyat.
Apakah kader PAN di DPR yang tak memperjuangkan hak angket Century akan dikenai sanksi? "Ya, kalian tahu sendiri. Di AD/ART ada (mekanismenya)," demikian Sutrisno Bachir.
(try/djo)











































