Edi (28), penghuni rumah di depan ruko pengecer itu, di Jalan 26, Swadaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/11/2009) mengatakan, dia terkejut saat terjadi ledakan.
"Saya pukul 11.45 WIB saya sedang makan dan mau mandi untuk berangkat Jumatan tapi tiba-tiba terjadi ledakan keras beruntun 3 kali," jelas saksi mata ini.
Setelah ledakan itu, dia mendapati rumah yang ditempatinya ada yang rontok di beberapa bagian. "Habis ledakan tersebut jendela kaca depan pecah, pintu dari kayu jebol, langit-langit ambruk dan terjadi goyangan yang sangat besar. Saya kira bom," ujar Edi.
Dalam ledakan yang menyebabkan kebakaran itu, 2 orang tewas. Salah satu jenazah yang diduga Ateng terkubur bersama puing-puing bangunan. Petugas susah mengevakuasi karena harus menyingkirkan beton-beton bangunan.
Selain itu ada 3 orang yang diketahui karyawan Ateng menderita luka bakar. Mereka dilarikan ke RS Duren Sawit. Jenazah korban tewas lainnya, Siti, telah dibawa ke RSCM. (nwk/nrl)











































