"Belum ada estimasi berapa. Karena masih dalam penyelidikan. Belum bisa diancer-ancer berapa," kata Miyono bagian sarana dan prasarana TransJakarta kepada detikcom, Jumat (13/11/2009).
Menurut Miyono, kaca halte belum diganti karena hingga kini masih belum mengganggu penumpang dan masih dalam penyelidikan kepolisian.
"Karena kaca kita pakai kaca tempret tidak terlalu mengganggu. Sementara seperti itu dulu," imbuhnya.
Sebelumnya Halte Assidiqiah ditembaki oleh sekelompok orang tidak dikenal pada Kamis dini hari. Terdapat sedikitnya 8 kaca halte yang rusak dan menyisakan lubang akibat peristiwa itu. Seminggu sebelumnya, kejadian yang serupa juga terjadi di halte Kebon Jeruk. Di halte tersebut, terdapat 2 kaca yang berlubang.
(gus/iy)











































