"Jika semua ritual haji berakhir, silakan melakukan aktivitas apa pun. Mau berbelanja sepuasnya silakan, asalkan tanggung kelebihan beban. Mau piknik ke Balad di Jeddah silakan," kata Subakin kepada wartawan MCH Daker Makkah di Makkah, Kamis (12/11/2009).
Subakin menilai, ada beberapa aktivitas jamaah yang dinilai kurang relevan dengan porsi ibadah. Di antaranya, jalan-jalan ke Laut Merah di Jeddah atau berbelanja di Masjidil Haram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi soal pemindahan terminal bus dari tempat di dekat Masjidil Haram ke tempat lain sejauh satu kilometer dari masjid, Subakin mengatakan, "Pemindahan ini selain membingungkan jamaah, juga membingungkan sopir bus. Rute bus yang biasa mereka lintasi sudah hapal betul, namun saat dipindah, mereka juga merasakan kesulitan. Namun ini risiko dari semakin membludaknya jumlah jamaah yang datang ke Makkah," ungkapnya.
Mestinya, sebelum terjadi pemindahan terminal, muassasah terlebih dahulu melakukan sosialisasi, sehingga jamaah tidak menunggu di terminal yang lama. Dengan sosialisasi yang intensif, jamaah tahu ke arah mana bus yang biasa mengantar dan menjemput mereka.
"Untuk mengatasi masalah ini, Daker Makkah berupaya mengoptimalkan fungsi petugasnya pada sektor transportasi untuk berjaga-jaga di terminal lama dan dan di terminal baru. Di terminal lama, petugas memberikan penjelasan kepada jamaah bahwa terminalnya sudah dipindahkan sembari menunjukkan tempat parkir bus yang baru. Sedangkan di terminal lama, petugas membantu menyalurkan jemaah sesuai sektor dan tempat tinggal masing-masing," pungkasnya.
(zal/anw)










































