"Saya tegaskan tidak ada sama sekali rekayasa terhadap saya. Saya buat BAP terhadap penyidik berdasarkan keterangan apa yang saya alami dan rasakan," kata Rhani saat jumpa pers di Restoran Sri Kuring, Jakarta, Kamis (12/11/2009) malam.
"Itu tidak benar kalau saya merekayasa. Itu hak Wiliardi Wizar untuk katakan itu dipersidangan," imbuh wanita berambut panjang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan ini, Rhani mengaku yakin bahwa otak pembunuh suaminya adalah Antasari Azhar.
"Waktu saya tahu suami saya dibunuh saya hanya menangis dan saya pikir karena dari beberapa teror yang saya alami di Kendari dan saya melihat beberapa SMS yang ditunjukkan suami itu disebutkan atas nama Antasari," ungkap Rhani.
(anw/ddt)











































