Cabuli 3 Bocah, Tukang Agar-Agar Keliling Dipukuli Warga

Cabuli 3 Bocah, Tukang Agar-Agar Keliling Dipukuli Warga

- detikNews
Kamis, 12 Nov 2009 19:49 WIB
Jakarta - Nasib sial dialami Udin, tukang Agar-agar keliling. Muka Udin babak belur karena dikeroyok masa saat kepergok tengah mencabuli anak balita.

"Tadinya dia nggak ngaku. Tapi setelah digebukin warga baru mengaku," kata Eni, ibu salah satu korban, Ca saat ditemui di rumahnya di Jl Anyer, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2009).

Bukan hanya Ca (4) yang menjadi korban perbuatan bejat warga Citayam, Depok ini. Keponakan Eni, Ir (5) dan teman Ca, Ta (4) juga mengalami hal yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Eni, siang itu, Ca tengah bermain di depan rumahnya di gang sempit. Setiap tukang Agar-agar itu lewat, Ca selalu membelinya. Pencabulan itu sendiri dilakukan tersangka sejak seminggu ke belakang.

Suatu waktu, Ca menangis saat Eni tengah memandikannya. Ca kemudian bercerita kepada ibunya perihal pencabulan itu.

"Mama, popo (sebutan istilah kemaluan bagi Ca) dikobel-kobel sama tukang Agar-agar," kata Ca seperti dituturkan Eni.

Eni pun tak lantas mempercayainya. Namun, setelah Ta dan Ir juga mengungkapkan hal yang sama, Eni kemudian berinisiatif untuk menjebak pelaku.

Kamis siang, Ca pun diberi uang oleh pamannya untuk membeli Agar-agar. Ca kemudian menurut. Udin, lanjut Eni, lantas membawa Ca ke tempat yang sepi. "Di dekat belokan sana. Kalau siang hari kan sepi," lanjutnya.

Di tempat itu, Udin kemudian memegangi kemaluan Ca. Tidak lama, warga pun berdatangan mendekati Udin untuk menangkapnya.

Awalnya, Udin tidak mengakui perbuatan bejatnya itu. Namun, setelah mendapat bogem mentah dari warga, Udin akhirnya mengaku.

"Terus kita melapor ke pak RT dan Polres," ujar Eni.

Ca kemudian dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo guna divisum. Beruntung hasil visum menyatakan selaput dara Ca belum rusak.

"Cuma lecet-lecet saja kata dokter," jelas Eni.

Selepas kejadian itu, Eni pun lebih protektif terhadap anaknya. Kini Eni memakaikan anaknya celana yang ketat.

"Tadinya celana pendek. Kalau pakai celana pendek kan suka longgar, suka keliatan kemaluannya kalau pas lagi jongkok," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Polres Jakarta Pusat, Kompol Suwondo Nainggolan mengatakan, Udin sudah diamankan. " Sudah ditangkap dan sedang diperiksa," kata Suwondo.

(mei/ndr)


Berita Terkait