Jaksa Bantah Rhani & Sopir Berbohong

Sidang Antasari

Jaksa Bantah Rhani & Sopir Berbohong

- detikNews
Kamis, 12 Nov 2009 19:30 WIB
Jaksa Bantah Rhani & Sopir Berbohong
Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menepis tudingan pengacara Antasari Azhar bahwa Rhani Juliani dan sopir Antasari, Suparmin, berbohong dalam memberikan kesaksian. Menurtu JPU, pengacara sengaja mengutak-atik keterangan kedua saksi untuk membuat mereka tidak layak menjadi saksi.

"Tidak ada yang bohong," tegas jaksa Marolop Pandiangan di sela-sela persidangan Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/11/2009).

Sebelumnya, dalam sidang Rhani menyatakan ia naik taksi bersama Nasrudin untuk melakukan pertemuan kedua kali dengan Antasari di Gran Mahakam. Menurut Rhani, ia berangkat dari rumahnya di Tangerang terus ke RS Harapan Kita sebelum ke Gran Mahakam. Rhani mengaku sampai di hotel itu sekitar pukul 15.00 WIB.

Sementara Parmin mengatakan mengantar Nasrudin dari kantor PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) pukul 16.30 WIB dan sampai Gran Mahakam pukul 18.00 WIB. Parmin mengaku tidak tahu apakah Nasrudin sempat keluar kantor atau tidak sebelum ia mengantarnya menuju hotel tempat terjadi 'insiden selingkuh' Rhani dan Antasari itu.

Pengacara Antasari pun lantas menyatakan kesaksian Rhani dan Parmin tidak sesuai. Rhani mengaku sampai di Gran Mahakam pukul 15.00 WIB, sementara Parmin mengaku baru mengantar Nasrudin pukul 16.30 WIB dan sampai di Gran Mahakam pukul 18.00 WIB.

Namun menurut Marolop, selisih waktu yang dimaksud pengacara itu tidak berarti apa-apa. Sebab bisa saja sebelum pergi dengan Parmin, Nasrudin sudah lebih dulu menemui Rhani di Gran Mahakam dan lalu kembali lagi ke kantornya.

Barulah setelah itu pukul 16.30 WIB dia berangkat lagi ke Gran Mahakam bersama sopirnya. "Interval waktunya cukup," kata Marolop.

Marolop ganti mending pengacara yang menurutnya sengaja memanipulasi perbedaan waktu itu dengan tujuan membuat kesaksian Rhani dan Suparmin tidak layak. "Jadi mereka (pengacara) bertujuan semoga saksi ini tidak layak. Padahal ada tenggang waktu Nasrudin untuk kembali ke Gran Mahakam," kata Marolop.

(sho/ken)


Berita Terkait