"Biar tidak masuk angin di tengah jalan. Anggota DPR hendaknya serius, tidak main-main lagi dalam menggunakan hak angket," kata Koordinator Presidium Humanika, Syaiful Jihad di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Humanika diterima oleh beberapa anggota F-PDIP, yang menjadi motor hak angket Century ini, antara lain Gayus Lumbuun, Eva Kusuma Sundari, dan Agung Rai Wirajaye.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tedi Samsari dari Forum Silahturahmi Nelayan Pantura mengatakan pengucuran dana talangan kepada Bank Century adalah bentuk ketidakadilan. Ia membandingkan dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun dengan dana Kredit Usaha Nelayan yang hanya 0,02 persen dari total Kredit Usaha Kecil Menengah
sebesar Rp 117 triliun.
"Nasabah Century yang cuma berjumlah 60 ribu diberi Rp 6,7 triliun. Sementara kita (nelayan) yang berjumlah 2,7 juta hanya 0,02 persen," kata Tedi. "Ini mengusik rasa keadilan,"tegasnya.
Gayus Lumbuun, sebagai wakil pengusul berjanji akan mengawal berjalannya hak angket century usai disetujui di rapat Paripurna. Terakhir, ia menjelaskan, sudah ada 124 anggota pengusul hak angket yang berasal dari 8 fraksi di DPR.
(lrn/yid)










































