Pengusul Angket Century Dibekali Jamu Anti Masuk Angin

Pengusul Angket Century Dibekali Jamu Anti Masuk Angin

- detikNews
Kamis, 12 Nov 2009 18:52 WIB
Pengusul Angket Century Dibekali Jamu Anti Masuk Angin
Jakarta - Sejumlah orang yang menamakan diri Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) mendatangi para anggota DPR pengusul Hak Angket Century. Dalam pertemuan, Humanika menyampaikan pernyataan sikapnya secara tertulis dan menyelipkan beberapa sachet jamu penolak angin.

"Biar tidak masuk angin di tengah jalan. Anggota DPR hendaknya serius, tidak main-main lagi dalam menggunakan hak angket," kata Koordinator Presidium Humanika, Syaiful Jihad di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).

Humanika diterima oleh beberapa anggota F-PDIP, yang menjadi motor hak angket Century ini, antara lain Gayus Lumbuun, Eva Kusuma Sundari, dan Agung Rai Wirajaye.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Humanika, kata Syaiful, juga mendorong penegakan hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bila ditemukan adanya indikasi tindak pidana dari skandal yang telah menyedot uang rakyat sebesar Rp 6,7 triliun ini.

Tedi Samsari dari Forum Silahturahmi Nelayan Pantura mengatakan pengucuran dana talangan kepada Bank Century adalah bentuk ketidakadilan. Ia membandingkan dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun dengan dana Kredit Usaha Nelayan yang hanya 0,02 persen dari total Kredit Usaha Kecil Menengah
sebesar Rp 117 triliun.

"Nasabah Century yang cuma berjumlah 60 ribu diberi Rp 6,7 triliun. Sementara kita (nelayan) yang berjumlah 2,7 juta hanya 0,02 persen," kata Tedi. "Ini mengusik rasa keadilan,"tegasnya.

Gayus Lumbuun, sebagai wakil pengusul berjanji akan mengawal berjalannya hak angket century usai disetujui di rapat Paripurna. Terakhir, ia menjelaskan, sudah ada 124 anggota pengusul hak angket yang berasal dari 8 fraksi di DPR.

(lrn/yid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini