Aksi digelar di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, Kamis (12/11/2009).
Aksi ini diikuti massa dari Pemuda Penerus Amanah Proklamasi RI (PPAPRI), Gerakan Mahasiswa Politik dan Humum HAM (Gempita) Indonesia, Persaudaraan Muslim se-Dunia (PMS) dan Relawan Proklamasi dan LBH Proklamasi.
Massa membawa bendera ormas masing-masing dan poster bertuliskan antara lain "Tim 8 lebih banyak bermuatan politik semata", "Kejaksaan Agung harus berani untuk memproses oknum KPK" dan spanduk bertuliskan "Kejagung, perkara Bibit dan Chandra bukan wacana politik. Lanjutkan ke pengadilan", dan "Kejagung, tindak jaksa-jaksa nakal."
"Kami mendukung dan mendorong Kejagung agar proses hukum yang sedang berlangsung kepada oknum KPK berlanjut ke pengadilan. Rekomendasi Tim 8 lebih banyak bermuatan politik, Kejagung berhak menolak rekomendasi Tim 8. Kejagung juga harus berani memproses oknum KPK yang diduga menyalahgunakan wewenang. Kasus ini harus diselesaikan secara tuntas," kata koordinator lapangan aksi, Alfian Siregar.
Aksi berlangsung damai. 5 Orang perwakilan tengah berdialog dengan Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto. Sedangkan puluhan aparat kepolisian berjaga-jaga. Arus lalu lintas lancar.
(aan/nrl)











































