"Saya jamin tidak ada intimidasi. Yang nyidiknya saja Kompol, galakkan dia daripada penyidiknya," kata Iriawan usai jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2009)
Menurut Iriawan, polisi merekam pemeriksaan merupakan hal biasa. "Hanya untuk file saja. Orang-orang ini kan bukan orang biasa," kata Iriawan.
Dalam tayangan Polri, Wiliardi sedang duduk menghadap penyidik dan kamera. Dia mengenakan kaos gelap. Di depannya ada dua bungkus rokok Marlboro dan sebotol minuman Aqua. Lalu Wiliardi menyalakan korek untuk merokok.
Dengan menayangkan video itu, polisi ingin mempertegas pemeriksaan Wiliardi tidak disertai dengan tekanan seperti yang dinyatakan oleh Wiliardi dalam sidang Antasari Azhar pada Selasa (10/11/2009) kemarin.
Saat sidang itu, Wiliardi mengaku ditekan petinggi Polri yang akan mengkondisikan penahanan Antasari.
(aan/iy)











































