Sakit Hati, Pasutri Pembunuh WN India Dibekuk

Sakit Hati, Pasutri Pembunuh WN India Dibekuk

- detikNews
Rabu, 11 Nov 2009 17:22 WIB
Sakit Hati, Pasutri Pembunuh WN India Dibekuk
Jakarta - Pembunuh warga negara India Swita Motiram (sebelumnya ditulis Srivita Moritam Kalwani) (52) ditangkap. Pasangan suami istri, Budi Sudrajat dan Turisah, ini membunuh lantaran kerap dicaci maki.

Budi dan Turisah yang bekerja sebagai PRT selama 2 minggu ini ditangkap di rumah kontrakannya di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada Senin 9 November 2009.

"Pembunuhan dilakukan karena sakit hati. Karena, korban sering memaki-maki pelaku," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Ike Edwin
di kantornya, Rabu (11/11/2009).

Akhirnya, kata Ike, pelaku menganiaya korban. "Korban dipukuli wajahnya, lalu sempat dipukul pakai kursi badannya, lalu diseret ke dapur," ujar dia.

Dikatakan dia, pelaku langsung kabur membawa mobil Kia Visto milik korban dan membawa gelang berwarna kuning keemasan.

Menurut dia, pelaku dikenai pasal 38 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun ke atas.

Budi mengaku menghabisi sang majikan karena sakit hati melihat istrinya sering dicaci maki Swita.

"Dikatai bego, goblok. Kita diancam sebanyak 4 kali mau dipecat dan tidak dikasih gaji. Akhirnya, saya kehilangan kesabaran. Saya tidak berniat membunuh, cuma menganiaya," kata Budi.

Setelah kejadian itu, Budi mengaku langsung kabur membawa mobil KIA Visto.

"Saya bawa mobil bukan karena mencuri. Tetapi hanya untuk melarikan diri. Mobil ditinggal di Ragunan, saya balik ke kampung dan kembali lagi ke Jakarta dan mengontrak di Pondok Pinang sampai akhirnya ditangkap," papar dia.

Swita ditemukan tewas di rumahnya, Jl HOS Cokroaminoto No 37 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 3 November 2009. Korban pertama kali ditemukan sopir korban M Hartoyo (43) di dapur dengan mulut dan hidung mengeluarkan darah serta lengan lebam.

(aan/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads