"Saya sedih jika itu benar," ujar Todung saat menghadiri sebuah acara workshop di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2009).
Menurut Todung, introspeksi polisi dalam penyelidikan dan penyidikan kasus ini bertujuan agar hal itu tidak terulang kembali.
"Tetapi kita belum membaca dengan detil. Tetapi ini menunjukkan perlu ada introspeksi dalam proses penyelidikan dan penyidikan di Kepolisian supaya ini tidak terulangi lagi," jelasnya.
Dalam persidangan Selasa kemarin, Wiliardi mengaku penahanan Antasari telah dikondisikan oleh sejumlah petinggi Polri dengan cara mengubah BAP-nya. Untuk membuktikan omongannya itu, Wiliardi sampai bersumpah mati. "Demi Allah saya bersumpah, biar mati lampu ini, mati saya Pak," ujarnya.
Siapa yang menyuruhnya mengubah BAP? βOleh karena yang ngomong bintang dua, ya Kapolri-lah. Pimpinan saya, ya Kapolri-lah," kata Wiliardi.
Wiliardi juga menyeret nama Irjen Pol Hadiatmoko dan Kombes Pol M Iriawan. Kedua orang itu menurut Wiliardi telah menekannya dalam proses pemeriksaan.
(nik/nrl)











































