"Ada kesamaan dan keserupaan (antara kasus Antasari dan Bibit-Chandra). Kita bisa melihat dari apa yang dituduhkan, pemaksaan skenario terlalu dipaksakan," ujar kuasa hukum Bibit dan Chandra, Ahmad Rivai, pada detikcom, Rabu (11/11/2009).
Rivai menilai kesaksian terdakwa pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen Wiliardi Wizar yang menyebut ada rekayasa di balik penahanan Antasari bukanlah sebuah hal main-main. "Apa yang disampaikan kemarin di persidangan itu kesaksian," ucap Rivai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai ada penilaian buruk," katanya.
Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2009) kemarin, Williardi menyatakan polisi mengkondisikan penahanan Antasari. Menurut Wiliardi, Kapolri terlibat dalam kasus itu. ”Oleh karena yang ngomong bintang dua, ya Kapolri-lah. Pimpinan saya, ya Kapolri-lah," kata mantan Kapolres Jakarta Selatan itu.
Wiliardi juga menyeret nama Irjen Pol Hadiatmoko dan Brigjen Pol Irawan Dahlan. Kedua orang itu menurut Wiliardi telah menekannya dalam proses pemeriksaan. (amd/iy)










































