"Ya kalau beda pandangan itu kan suatu yang wajar dalam demokrasi," ujar Benny kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/11/2009) malam.
Benny menambahkan, Komisi III siap melakukan pertemuan lagi dengan Kompak jika memang hal itu dibutuhkan. Tetapi Benny meminta pertemuan berikutnya harus mengedepankan dialog rasional dan bukan emosi.
Benny pun menegaskan lagi sikap Komisi III tetap akan mendukung apapun langkah yang diambil Kejaksaan Agung (Kejagung), baik itu melanjutkan atau menghentikan kasus dua pimpinan KPK Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah.
"Jika itu berdasarkan proses hukum sesuai aturan kami dukung sikap Kejagung. Kami dukung jika Kejagung melanjutkan kasus tersebut ataupun jika Kejagung menghentikan kasus tersebut," tandas politisi Partai Demokrat ini.
Soal tindakan wakil ketua Komisi III Azis syamsuddin yang membubarkan rapat dengan mengetuk palu secara sepihak, Benny menjelaskan kalau Azis melakukan itu karena dia juga pimpinan Komisi.
"Ya dia (Azis) kan juga pimpinan. Karena tadi kelihatannya tidak bisa lagi ditemukan kompromi, tidak ada lagi dialog," Jelas Benny. (Rez/mok)











































