Hal ini disampaikan Dubes RI untuk Jerman sekaligus penasihat senior delegasi Indonesia dalam Konferensi untuk Perubahan Iklim (UNFCCC), Eddy Pratomo kepada detikcom. Menurut Eddy, menjelang konferensi di Copenhagen, Denmark pada Desember 2009 mendatang, masih belum ada komitmen negara-negara maju untuk mengurangi emisi.
“Presiden SBY selaku tokoh kunci dalam perundingan perubahan iklim di Bali akan didengar suaranya. Hal ini untuk mendorong agar semua pihak on board,” ujar Eddy usai pertemuan Berlin ASEAN Comittee (BAC) di Wisma Indonesia, Berlin, Senin (9/11/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Presiden akan menyampaikan proposal Indonesia untuk perubahan iklim. Bahwa kalau sampai Copenhagen gagal harus ada kerangka kerja yang jelas sampai Juni 2010,” kata Eddy.
Sementara itu pertemuan BAC juga menjajaki kerja sama energi terbarukan antara ASEAN dan Jerman. Seluruh perwakilan ASEAN datang, dan kemudian dilakukan wawancara langsung lewat Radio Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia lewat kordinasi PPI Berlin.
“ASEAN sudah satu kata soal isu perubahan iklim ini. Sehingga kita bisa jalan bersama misalnya soal kerja sama energi terbarukan. Indonesia juga meminta dukungan ASEAN dalam konferensi perubahan iklim,” pungkas Eddy.
(fay/ape)











































