Acara puncak peringatan 20 tahun runtuhnya tembok Berlin ini digelar dari
kawasan Brandenburger Tor sampai Postdamerplatz, Senin (9/11/2009) malam. Pantauan wartawan detikcom, Fitraya Ramadhanny, puluhan ribu orang tumpah ruah di jalanan. Hujan tidak menghalangi animo rakyat untuk menyaksikan runtuhnya tembok domino.
Di jalur bekas berdirinya tembok Berlin, sudah dijejerkan 1.000 buah tembok triplek berukuran 2x1 meter laksana kartu domino raksasa. Jejeran tembok domino ini merentang panjang sekitar 1,5 km dari gedung DPR Reichstag, monumen Brandenburger Tor, sampai kawasan niaga Postdamerplatz. Berbagai lukisan menghiasi tembok-tembok ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ditayangkan layar raksasa.
Sejumlah pimpinan dunia hadir dalam acara ini, antara lain Presiden Prancis
Nicolas Sarkozy dan Menlu AS Hillary Clinton. Bahkan ditayangkan pula
rekaman pidato sambutan Presiden AS Barack Obama.
“Tidak boleh ada lagi sebuah tirani yang mengancam kebebasan,” kata Obama
disambut tepuk tangan.
Tepat pada pukul 20.30 waktu Berlin, dalam 5 hitungan mundur, tembok pun
siap didorong. Adalah mantan pimpinan gerakan Solidarnosc, Lech Walesa yang mendorong tembok pertama. Aliran rubuhnya tembok domino pun dimulai dalam iringan tepuk tangan yang membahana.
Namun ternyata tidak semua tembok roboh sempurna. Tampak di layar raksasa, runtuhnya tembok domino sempat berhenti di satu sudut. Kamera pun segera berganti tampilan sembari diiringi sorak sorai penonton.
(fay/ape)











































