"Namru dilengkapi dengan laboratorium. Dalam perjalanannya dirasakan bahwa kerjasama Namru-2 tidak setara dan transparan dan hasil penelitiannya tidak sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh Depkes,” ujar Endang dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan. Jakarta, Senin (9/11/2009).
Endang mengatakan, akhir oktober 2009, diadakan rapat interdept yang dihadiri oleh, BIN, Dephan dan Deplu yang menghasilkan kesepakatan bahwa Namru-2 ditutup. Dalam kunjungannya ke Washington DC 15 Sepetember 2009, Menkes terdahulu telah membuat kesepakatan dengan Menkes AS untuk membuat kerjasama baru bernama Indonesia-United States Center for Medical Research (IUC).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endang juga menjelaskan, mengenai kerjasama Indonesia dengan asing, dirinya akan menyerahkan ke rapat interdept. Dari situ akan terlihat apakah kita akan bekerjasama lagi dengan pihak asing atau tidak.
“Kalau ada seperti apa dan bagaimana bentuknya. Depkes hanya pelaksana dari
perjanjian tersebut, jadi kami serahkan semua pada interdept," tandasnya.
(mpr/ape)











































