Julianto Limo Pranoto sempat kebingungan dengan pemberitaan yang tiba-tiba mengaitkan dirinya dalam kasus Anggoro Widjojo. Dia memang membenarkan pernah memiliki rumah di kawasan Dharmahusada Permai Surabaya, tapi dia membantah jika terlibat kasus tersebut.
"Berita itu ndak benar. Saya sampai pusing didatangi banyak wartawan di kantor saya. Nama yang ditulis di koran maupun televisi juga salah. Nama saya Julianto bukan Yulianto," kata Julianto saat ditemui di rumahnya di Darmo Indah Timur, Tandes, Surabaya, Senin (9/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya mulai terusik setelah banyak wartawan yang mendatangi bekas rumahnya di Dharmahusada Permai itu, hingga wartawan menemuinya di kantornya di kawasan Pondok Candra Indah Surabaya.
"Kalau saya tidak mau bicara, dipikir saya menghindar. Karena itu saya mengklarifikasi bahwa itu tidak benar. Saya juga bukan rekanan PDAM Kota Surabaya seperti yang diberitakan," jelas pengusaha di bidang kontraktor isolasi pipa steam ini.
Selama ini, dirinya juga tidak pernah berurusan dengan politik maupun pemberitaan tentang kasus yang mencuat saat ini. Julianto juga tidak pernah bertemu dengan Ari Muladi maupun nama-nama yang disebutkan dalam kasus yang melibatkan pimpinan KPK nonaktif Chandra-Bibit.
Julianto mengaku lebih konsentrasi mengurusi usaha yang digelutinya sebagai kontraktor isolasi pipa steam. "Saya tidak kenal, saya tidak pernah bertemu dengan nama-nama itu. Iku urusane wong gede, awak dewe iki teri (Itu urusannya orang besar, saya ini kecil seperti ikan teri)," kata Julianto yang didampingi istrinya Eryin Leliana. (roi/ape)










































