Penelusuran detikcom juga menyebutkan, pria tersebut pernah menjadi pengurus Yayasan Yatim Piatu Baitul Amin, di Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng. Warga sekitar mengenal yayasan tersebut sebagai yayasan milik ormas keagamaan Muhammadiyah.
"Yulianto yang kami kenal, itu berkulit kuning bersih dengan alis tipis dan tubuh tegap. Usianya sekitar 40-an tahun dan menjadi pengurus yayasan Baitul Amin," kata Kepala Desa Mojotengah, Siswanto (42) kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Senin (9/11/2009).
Siswanto mengaku pernah bertemu dengan Yulianto saat ada kegiatan di Yayasan Baitul Amin sekitar tahun 2007 lalu. Namun Siswanto tak bisa memastikan, apakah Yulianto ini merupakan orang yang disebut Ari Muladi menerima uang Anggodo.
Yang pasti, kata Siswanto, sosok Yulianto yang dikenalnya merupakan orang yang luwes. Dia juga sering menangani kasus-kasus yang berhubungan dengan pengadilan.
"Dia katanya bekerja sebagai lawyer di yayasan itu," kata Siswanto.
Sementara itu menurut warga bernama Ainul Yaqin, Yulianto lahir di Dusun Mojoanyar. Ainul adalah kawan Yulianto semasa kecil.
"Tapi setelah besar dia pindah ke Surabaya lalu Sidoarjo," ungkap Ainul.
Ainul mengaku sudah lama tidak bertemu dengan Yulianto. Sebab mereka memang mempunyai urusan dan pekerjaan yang berbeda. Ainul mengelola sebuah madrasah sementara Yulianto aktif di Yayasan Baitul Amin.
"Tapi saya tidak tahu apakah dia Yulianto yang dimaksud oleh Ari Muladi atau bukan," tegas pria yang mengaku sebagai keponakan Nurcholis Madjid ini.
(djo/djo)











































