Kondom tersebut diproduksi di sebuah pabrik di Provinsi Hunan, China tengah. Diyakini kondom tersebut telah dijual di seluruh negeri itu dengan berbagai nama. Termasuk menggunakan nama-nama terkenal seperti Durex dan Jissbon.
Demikian seperti diberitakan media pemerintah China, China Youth Daily seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (9/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Li diduga telah memproduksi hingga 2,16 juta kondom sebelum pabrik tersebut ditutup polisi.
(ita/iy)











































