"Ini belum tahu, kita masih menunggu," kata Ari sembari meninggalkan Kantor LPSK yang terletak di Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2009).
Ditanya mengenai identitas Yulianto, Ari mengatakan nama itu ada. Yulianto adalah orang yang menurut Ari diserahinya uang dari Direktur PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo untuk pimpinan KPK.
Ari kemudian meluncur ke Mabes Polri untuk melaksanakan wajib lapor.
(irw/nrl)











































