"Hari ini merupakan hari puncak dukungan terhadap KPK, baik facebooker atau masyarakat datang di sini. Kita menyatakan dukungan dengan cara yang tidak anarkis," kata Effendi dari atas panggung di Bundaran HI, Jakpus, Minggu (8/11/2009) pukul 09.00 WIB.
Berikut puisi 'Republik Mimpi Buruk' yang dibacakan Effendi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malam ini nikmatilah mimpi sebagai Kapolri
Karena Kapolri bisa mengelabui Komisi III
Komisi III ramai-ramai menguji Kapolri
Tapi disandera dengan cium pipi kanan cium pipi kiri
Ini membuat penonton menjadi geli
Wahai anak-anak Republik Mimpi Buruk
Jangan mimpi jadi Superman, tapi mimpilah jadi 'Super-Anggodo'
Karena Superman tidak bisa mengatur polisi
Tapi 'Super-Anggodo' bisa mengatur polisi dan Kejaksaan RI.
'Super-Anggodo juga didukung oleh orang nomor satu di negeri ini
Lucunya Presiden kita tidak sakit hati karena tidak lapor ke polisi
Karena katanya belum ada bukti
Wahai anak-anak Republik Mimpi Buruk
Kita hanya ingin menyelamatkan KPK, Kejaksaan dan Polri
Tidak ingin kita melenyapkan mereka semua
Negeri ini masih butuh mereka
Tapi harus dibersihkan dari orang-orang kotor.
Massa terus berdatangan ke Bundaran HI. Hingga pukul 09.10 WIB, sekitar seribuan orang tumplek untuk mengikuti senam sehat, melakukan orasi dan menikmati acara musik.
(lrn/nrl)











































