Berlin Hauptbahnhof (Stasiun Utama), sudah dibangun sejak 1868. Lokasinya yang berada di tengah Berlin memang sangat strategis. Stasiun ini hanya dipisahkan Sungai Spree dari Gedung DPR dan Kantor Kanselir.
Renovasinya pada 26 Mei 2006 sungguh ciamik. Berlin Hauptbahnhof tampil dengan dominan kaca dari dinding luar dan atap. Atap kaca ini tentu saja untuk menghemat listrik dengan cahaya alami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poros ganda Utara-Selatan dan Barat-Timur ini dirancang untuk menghemat ruang selain juga menghindari kepadatan arus lalu lintas kereta setiap hari. Bayangkan, setiap hari ada 620 KRL reguler (S-Bahn), 326 kereta antar kota (Regionalbahn) dan 261 kereta ekspres IC dan kereta peluru ICE. Ini belum ditambah jalur baru kereta bawah tanah U-Bahn.
5 Lantai stasiun utama Berlin ini dikonsep terpadu dengan mal. Jika lantai paling atas dan paling bawah adalah peron kereta, maka 3 lantai sisanya adalah kawasan niaga. Restoran dan fast food bertebaran. Sebut saja gerai semacam McDonalds sampai Starbuck.
Selain itu, masih ada juga toko buku, souvenir, apotik, toko baju bahkan sampai supermarket. Para pengunjung yang datang pun bisa para calon penumpang yang akan bepergian, bisa juga mereka yang hanya berniat belanja atau makan.
โBedanya dengan Gambir, Hauptbahnhof sudah lebih terintegrasi dan lebih nyaman. Polisinya juga banyak berpatroli sehingga penumpang merasa aman,โ ujar Defny Holidin mahasiswa master asal Indonesia kepada detikcom, Sabtu (8/11/2009).
Namun tentunya, Hauptbahnhof tidak melupakan fungsi utamanya dalam pelayanan penumpang kereta. Ruang pelayanan dan pemesanan tiket serta ratusan loker tersedia untuk digunakan para penumpang.
(fay/lrn)











































