Menhan, Duren, Singkong dan Goyang Poco-Poco

Menhan, Duren, Singkong dan Goyang Poco-Poco

- detikNews
Minggu, 08 Nov 2009 06:47 WIB
Menhan, Duren, Singkong dan Goyang Poco-Poco
Sanggau - Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, Purnomo Yusgiantoro melakukan kunjungan kerja ke perbatasan RI-Malaysia di Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat pada Sabtu (7/11/2009). Butuh waktu 2 jam dari Jakarta menuju Lanud TNI Supadio di Pontianak, Kalbar.

Dari situ, rombongan Menhan diikuti oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksamana Madya Didik Heru dan Ditjen Potensi Pertahanan Dephan, Budi Susilo Soepandji.

Dengan menumpang heli Puma, Menhan dan rombongan tiba di Entikong setelah setengah jam lebih penerbangannya. Tiba di Entikong pukul 12.00 WIB, Menhan dan rombongan menuju ke Pos Gabma Entikong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rombongan Menhan kemudian melanjutkan ke pos perbatasan antara Entikong dan Tebedu, Malaysia. Dan hari pun semakin larut.

Saat makan malam pukul 19.00 WIB, rombongan Menhan dihibur oleh 2 penyanyi yang sengaja didatangkan dari Jakarta. Suguhan penganan singkong goreng, duren dan kacang rebus pun menemani malam ramah tamah Menhan dengan prajurit di perbatasan.

"Enak. Ayo dicoba," ajak Menhan kepada wartawan sambil menunjuk singkong yang sudah disediakan di mejanya.

Suasana hening malam pun cair manakala penyanyi ibukota itu mulai mendendangkan lagu-lagu bernada riang.

"Pernahkah kau merasa, hatimu hampa...," suara penyanyi yang menyanyikan lagu Hampa Hatiku yang dipopulerkan Ungu.

Para prajurit TNI dan Danyon 13 Rejimen Askar Melayu Diraja (RAMD) yang turut diundang pun seketika melangkah maju ke arena dan bergoyang poco-poco. Senyum bahagia para prajurit pun berkembang.

"Mereka memang tidak pernah mendapat hiburan," kata Pangdam TNI Martapura, Mayjen TNI Tono sambil tersenyum.

Melihat para 'prajuritnya' begoyang, Menhan pun ikut turun dan bergoyang poco-poco. Prajurit yang tengah asik bergoyang kemudian memangku Menhan.

Saking semangatnya, keringat pun mengucur di pelipis Menhan. "Lumayan. Sudah komitmen saya untuk datang ke sini. Komitmen itu mahal harganya," ucap mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.

(mei/lrn)


Berita Terkait