Dari situ, rombongan Menhan diikuti oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksamana Madya Didik Heru dan Ditjen Potensi Pertahanan Dephan, Budi Susilo Soepandji.
Dengan menumpang heli Puma, Menhan dan rombongan tiba di Entikong setelah setengah jam lebih penerbangannya. Tiba di Entikong pukul 12.00 WIB, Menhan dan rombongan menuju ke Pos Gabma Entikong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat makan malam pukul 19.00 WIB, rombongan Menhan dihibur oleh 2 penyanyi yang sengaja didatangkan dari Jakarta. Suguhan penganan singkong goreng, duren dan kacang rebus pun menemani malam ramah tamah Menhan dengan prajurit di perbatasan.
"Enak. Ayo dicoba," ajak Menhan kepada wartawan sambil menunjuk singkong yang sudah disediakan di mejanya.
Suasana hening malam pun cair manakala penyanyi ibukota itu mulai mendendangkan lagu-lagu bernada riang.
"Pernahkah kau merasa, hatimu hampa...," suara penyanyi yang menyanyikan lagu Hampa Hatiku yang dipopulerkan Ungu.
Para prajurit TNI dan Danyon 13 Rejimen Askar Melayu Diraja (RAMD) yang turut diundang pun seketika melangkah maju ke arena dan bergoyang poco-poco. Senyum bahagia para prajurit pun berkembang.
"Mereka memang tidak pernah mendapat hiburan," kata Pangdam TNI Martapura, Mayjen TNI Tono sambil tersenyum.
Melihat para 'prajuritnya' begoyang, Menhan pun ikut turun dan bergoyang poco-poco. Prajurit yang tengah asik bergoyang kemudian memangku Menhan.
Saking semangatnya, keringat pun mengucur di pelipis Menhan. "Lumayan. Sudah komitmen saya untuk datang ke sini. Komitmen itu mahal harganya," ucap mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.
(mei/lrn)











































