"Kita sangat tidak setuju apabila ada oknum tertentu yang mencoba melakukan kriminalisasi, baik kepada KPK, Polri, Kejaksaan serta lembaga penegak hukum lainnya," kata Bambang lewat pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (7/11/2009).
Seperti diberitakan, rapat Komisi III dan Kapolri Kamis lalu mendapat kritikan dari sebagian kalangan masyarakat. Pasca terbukanya rekaman penyadapan yang 'menghajar' institusi Polri, komisi dianggap tidak peka dan terkesan mendukung Polri lewat pernyataan-pernyataannya. Bambang, saat rapat, bahkan menyayangkan kriminalisasi opini publik atas Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menolak tegas kriminalisasi terhadap Polri. Saat bertemu dengan Kejaksaan hari Senin besok, Komisi III akan menegaskan hal yang sama. Kita tidak rela ada institusi penegak hukum yang dilemahkan, sehingga para koruptor bisa menjadi pemenang," ujar Bambang.
Saat rapat kerja Komisi III dan Kapolri, Bambang Soesatyo dari Fraksi Partai Golkar menyatakan dukungan untuk Polri. Hal itu dilakukan setelah Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri membeberkan hasil penyidikan yang selama ini belum diungkap ke publik. Bahkan ia meminta Kapolri tidak mengabulkan pengunduran diri Komjen Pol Susno Duadji.
"Kami minta Kapolri tidak meluluskan permintaan agar Pak Susno mundur," kata Bambang saat itu.
(lrn/lrn)











































