Kherun pun kehilangan uang senilai Rp 8 Juta dan uang pecahan 155 real Arab Saudi yang dibawa kabur orang yang mengaku petugas haji dan berniat mengantarkan ke toilet. Kejadian itu terjadi saat Khaerun berada di tempat wudu Masjidil Haram, Makkah, Jumat (6/11/2009) siang.
Di tengah jalan, datang seorang pria dengan atribut menyerupai jamaah yang mengaku tersesat. Pria yang mengaku petugas itu kemudian berlagak memeriksa tas dan identitas jamaah itu, termasuk meminta izin untuk memeriksa tas Khaerun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Sektor Khusus Jamaah Sesat Jalan, Ali Saepudin, menduga ada persekongkolan antara pelaku dengan jamaah lain yang diperiksa. Indikasinya, sehari sebelumnya ada jamaah yang kehilangan tas yang mirip dengan tas yang digunakan jamaah palsu itu.
"Tas jamaah yang hilang itu dijadikan alat untuk memudahkan aksinya," tambahnya.
Ali mengimbau agar jamaah berhati-hati dengan orang yang tak dikenalnya, walaupun mengaku sebagai petugas. Jamaah juga diminta tidak mudah percaya dan tidak pernah menyerahkan tasnya ke pada siapa pun.
(zal/sho)










































