"Itu tidak ada. Itu keterangan yang disinformatif," jelas anggota tim pengacara Bambang Widjojanto dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Sudirman, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, dalam rapat dengan DPR pada Kamis 5 November, mengemukakan kalau rekaman dijadikan bahan negosiasi oleh sejumlah pihak, untuk menekan pejabat tinggi di Polri dan Kejagung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ndr/iy)










































