Kaban Akui Pernah Bertemu Anggoro di Rumah Dinas Menhut

Kaban Akui Pernah Bertemu Anggoro di Rumah Dinas Menhut

- detikNews
Jumat, 06 Nov 2009 15:53 WIB
Kaban Akui Pernah Bertemu Anggoro di Rumah Dinas Menhut
Bogor - MS Kaban membantah menerima suap Rp 17,6 miliar dari PT Masaro Radiokom milik Anggoro Widjojo. Namun mantan Menteri Kehutanan ini mengakui pernah bertemu Anggoro.

Namun, sambung Kaban, pertemuan dirinya dengan Anggoro tidak dilakukan secara khusus. Pertemuan tersebut disaksikan banyak orang lain.

"Pernah ketemu di rumah dinas Menhut. Ya biasalah, pengusaha kumpul-kumpul di sana. Ramai-ramai datang," kata Kaban saat ditemui di rumahnya, Jl Kranji II no 7, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanahsereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/11/2009).

Penyebutan nama Kaban dalam kasus suap PT Masaro Radiokom sebelumnya disampaikan Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution, Rabu (4/11/2009) kemarin setelah bertemu Kapolri. Dan dalam Raker Komisi III dengan Kapolri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis hingga Jumat dini hari (5-6/11/2009), dugaan kasus suap Kaban menyeruak lagi.

"Coba Pak Kapolri sebutkan saja, jangan inisial, terbuka saja. Apakah yang dimaksud inisial MK adalah MS Kaban atau bukan?" kata anggota FPDIP Gayus Lumbuun, dalam rapat tersebut.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menyampaikan ada pimpinan departemen berinisial MK yang diduga menerima suap Rp 17,6 miliar.

"Bukti ada pada kami. Jumlahnya Rp 17,6 miliar," kata Kapolri.

Bukti keterlibatan Kaban dalam kasus suap ini didapat penyidik KPK dalam penggeledahan di PT Masaro. Namun, menurut Kapolri, kasus Kaban tidak ditindaklanjuti oleh KPK. Kapolri menduga ini terkait dengan KPK yang mencekal komisaris PT Masaro, Anggoro Widjojo.

"Dengan Anggoro tidak bisa pulang (ke Indonesia), maka kasus ini tidak bisa ditindaklanjuti," kata Kapolri yang mempersoalkan pencekalan terhadap Anggoro. Kapolri juga menduga ada kedekatan pimpinan KPK dengan Kaban terkait hal ini.
(djo/djo)


Berita Terkait