"Kalau bahasa anak-anak muda dia cari 'teman' lah. Dan dia merasa DPR ini temannya, jadi dia mau datang ke DPR," ujar Thamrin di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Thamrin menduga Susno merasa DPR sebagai 'teman'-nya karena keduanya dinilai punya kemiripan kepentingan. Baik Polri, DPR, dan juga Kejaksaan Agung (Kejagung) selama ini disebut-sebut ingin mempreteli kewenangan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thamrin menilai, pertemuan Kapolri-Komisi III yang berlangsung semalam tidak menjernihkan masalah apapun. Dia melihat, pertemuan semalam justru menimbulkan masalah baru daripada menyelesaikan masalah. DPR misalnya, justru malah mendukung upaya Polri agar tidak diobok-obok institusi penegeak hukum lainnya.
Thamrin melihat justru ada semacam persaingan lembaga negara dari pertemuan Komisi III DPR-Polri. Polri minta dukungan kepada DPR, seperti KPK yang didukung Mahkamah Konstitusi (MK).
Lalu kenapa Polri menggandeng DPR? "Karena DPR lembaga politik yang kuat. Sama seperti Mahkamah Konstitusi yang mendukung KPK," ujar Thamrin.
(Rez/gah)











































