'Buaya Mabok Duren' Karya Alvin Lie

'Buaya Mabok Duren' Karya Alvin Lie

- detikNews
Jumat, 06 Nov 2009 12:01 WIB
Buaya Mabok Duren Karya Alvin Lie
Jakarta - Banyak cara mengekspresikan kekecewaan terkait aparat penegak hukum yang masih bermain mata seperti yang disebut dalam rekaman Anggodo Widjojo. Mantan anggota DPR dari PAN, Alvin Lie pun menorehkan sebuah puisi. Alvin juga sangat sedih melihat DPR yang tidak peka dengan kasus ini.

"Sangat menyedihkan. Suara wakil rakyat kok tidak sesuai dengan jeritan yang diwakili. Sangat menyedihkan," kata Alvin berang kepada detikcom, Jumat (6/11/2009).

Alvin menyampaikan ungkapan dari hati sanubarinya setelah menyaksikan Rapat Kerja antara Komisi III DPR dengan Kapolri pada Kamis-Jumat dinihari. Dia geram, karena DPR terkesan tidak mewakili suara rakyat yang sangat kritis terhadap terkuaknya makelar kasus (markus) dalam kasus dua pimpinan KPK nonaktif, Chandra M Hamzah dan Bibit S Rianto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengekspresikan kekecawaannya juga, Alvin juga menulis sebuah puisi dengan judul 'Buaya Mabok Duren'. Hanya Alvin yang mengetahui apa makna yang terkandung di puisi ciptaannya. Berikut puisi Alvin

Buaya Mabok Duren


Duren si raja buah
Harum aroma
Nikmat rasanya
Kebanggaan Indonesia

Duren kini lain lagi
Muncul di Mahkamah Konstitusi
Ini duren atau upeti
Bikin buaya lupa diri

Buaya mabok duren
Suara rakyat tak didengar
Buaya mabok duren
Tak jelas mana salah mana benar

Buaya mabok duren
Lukai rasa keadilan
Buaya mabok duren
Bikin rakyat naik pitam

Duren oh Duren
Buaya kok mabok duren

* Alvin Lie 05Nov2009

(asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads