Pelaku penembakan adalah psikiater militer, Mayor Nidal Malik Hasan. Pria itu berpraktek di Darnall Army Medical Centre di Fort Hood.
Insiden itu juga melukai 31 orang lainnya. Demikian disampaikan pejabat-pejabat Angkatan Darat AS seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (6/11/2009).
Hasan yang ditembak polisi usai aksinya, saat ini dirawat di rumah sakit dan dalam keadaan stabil. Sebelumnya Hasan sempat dilaporkan tewas tertembak polisi.
Insiden ini merupakan penembakan massal terburuk dalam sejarah di pangkalan militer AS.
Juru bicara Angkatan Darat AS di Pentagon menyatakan, penembakan itu terjadi pada Kamis, 5 November sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Hasan menembak membabi-buta dengan dua pistol. Dia memulai aksinya di pusat medis tempat pasukan melakukan pemeriksaan medis sebelum dikirimkan untuk misi luar negeri ke Irak dan Afghanistan. Saat itu tempat tersebut tengah ramai dipadati tentara.
Belum jelas motif penembakan. Namun tampaknya Hasan kesal dengan rencana penempatan dirinya ke luar negeri. Para jenderal di Fort Hood mengungkapkan, Hasan akan dikirimkan ke luar negeri, namun belum jelas apakah dia akan ditempatkan di Irak atau Afghanistan. Juga belum jelas kapan dia akan diberangkatkan. (ita/nrl)











































