"Saya tidak punya hak kecewa karena status saya ini nonaktif. Itu urusan polisi," kata Chandra usai diperiksa Tim 8 di kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (5/11/2009).
Chandra mengatakan, yang penting saat ini adalah dirinya dan Bibit membuktikan kepada Tim 8 bahwa pihaknya tidak pernah menyalahgunakan wewenang dan melakukan pemerasan seperti yang dituduhkan polisi.
"Yang penting bagi saya dan Pak Bibit adalah kami tidak pernah menyalahgunakan wewenang dan melakukan pemerasan," katanya.
(ken/gah)











































