Bayi tersebut lahir pada 1 Mei 2008 dengan gangguan metabolisme yang menjangkiti 1 dari 500 ribu hingga 1 juta anak. Biasanya penyakit itu mengakibatkan degenerasi otak dan kematian pada bayi.
Bayi perempuan yang hanya dikenal sebagai "Baby Z" itu lahir dengan penyakit langka molybdenum cofactor deficiency, kondisi genetik yang menyebabkan kerusakan otak. Kondisi itu biasanya merenggut nyawa penderitanya hanya dalam beberapa bulan setelah dilahirkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Veldman, tingkat keracunan dalam otak Baby Z langsung berkurang setelah menerima suntikan cPMP, obat ajaib tersebut untuk pertama kalinya. Keesokan harinya, hasil tes urine sang bayi menunjukkan tingkat keracunan terus menurun dan akhirnya mulai normal.
Kini Baby Z mulai berbicara dan aktif secara fisik. Namun dia akan membutuhkan suntikan obat cPMP setiap hari seumur hidupnya.
(ita/iy)










































