Susno dan Ritonga Jangan Hanya Dijadikan Tumbal

Susno dan Ritonga Jangan Hanya Dijadikan Tumbal

- detikNews
Kamis, 05 Nov 2009 12:02 WIB
Susno dan Ritonga Jangan Hanya Dijadikan Tumbal
Jakarta - Pengunduran diri Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga dan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji layak diapreasiasi. Hanya saja, kedua orang yang disebut namanya dalam rekaman penyadapan itu jangan dikorbankan demi menyelamatkan institusi Kejaksaan dan Polri.

"Ini sudah tradisi di Indonesia, demi menyelamatkan institusi bawahannya yang dicopot. Mereka jangan hanya dijadikan tumbal," kata anggota Komisi III Nasir Jamil saat dihubungi detikcom, Kamis ( 5/11/2009 ).

Menurut Nasir, sistem kerja Polri dan Kejaksaan adalah hierarkis, sehingga sulit bagi bawahannya untuk tidak melaporkan apa yang dikerjakan kepada atasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apalagi ini sekelas Kabareskrim dan Jampidum (jabatan Ritonga saat itu)," cetus anggota FPKS DPR ini.

Hanya saja, lanjut Nasir, perlu diselidiki lebih jauh apakah kedua pejabat Polri dan Kejaksaan itu bekerja sendiri-sendiri, atau dengan koordinasi pucuk pimpinan.

Nasir menambahkan, pengunduran diri ini hendaknya tidak meredakan pengusutan atas dugaan keterlibatan Susno dan Ritonga dalam kasus Bibit dan Chandra. "Kalau mereka ikut ambil bagian, jangan diabaikan," cetusnya.
(lrn/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads