“Dengan terbukanya rekaman itu mata kita terbelalak semua. Ini hanya konfirmasi dari apa yang kita rasakan dan selama ini kita kritik selama bertahun-tahun,” kata Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution.
Hal itu dikatakan Adnan dalam acara pertemuan dengan para pimpinan media massa dengan Tim 8 di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini, semangat gerakan reformasi selama ini sudah mulai pudar dan mandeg. Penegakan hukum secara adil yang menjadi salah satu aspek penting dari semangat reformasi belum terwujud.
“Mudah-mudahan dengan adanya kasus Chandra dan Bibit yang berhasil dibuka rekaman, kita semua terpanggil untuk menggerakkan kembali roda reformasi di negara ini, khususnya di bidang hukum,” kata Adnan Buyung.
(sho/nwk)










































