"Mobil itu saya dapat dari lelang negara yang diselenggarakan oleh Sekretariat Negara," kata Ketut di Gedung LPSK, Jl Proklamasi, Jakpus, Rabu (4/11/2009).
Menurut Ketut, tidak hanya dirinya yang mendapat Toyota Fortuner dari lelang di Setneg. Tetapi 6 orang anggota LPSK yang lain dan seorang sekretaris juga mendapat mobil jenis yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun siap ditembak mati jika mobil yang dia pakai saat ini merupakan titipan Anggodo. "Saya siap ditembak mati, atau saya bunuh diri. Kalau mobil ini titipan dari Anggodo. Tapi harus dibuktikan dulu," tegasnya.
Ditanyai kemungkinan mobil itu titipan Anggodo melalui Setneg, Ketut berkata, "Lho saya sewa itu lewat lelang dan sudah dengan ketentuan lelang yang resmi. Tanya saja sama Setneg. Itu (isu mobil) kerjaan orang jahat."
(lrn/nrl)










































