Syamsudin Haris: BHD Takut Sama Susno

Kriminalisasi KPK

Syamsudin Haris: BHD Takut Sama Susno

- detikNews
Rabu, 04 Nov 2009 16:31 WIB
Syamsudin Haris: BHD Takut Sama Susno
Jakarta - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji merupakan pencetus istilah cicak dan buaya. Dalam rekaman dugaan kriminalisasi KPK, nama Susno pun disebut berkali-kali. Namun hingga kini Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) belum menjatuhkan sanksi bagi Susno. Ada apa?

"Istilah cicak-buaya kan dari Susno. Saya menduga BHD takut sama Susno," kata peneliti senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris dalam diskusi dan launching lembaga survei Trust Indonesia di Kafe Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2009).

Mengapa BHD takut sama Susno, Syamsudin tidak menjelaskannya. Namun Syamsudin meminta Presiden SBY mencopot BHD sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakan anak buahnya. Selain BHD, Jaksa Agung Hendarman Supandji pun juga harus dicopot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus diungkap lagi, tidak hanya pada tingkat pembebasan Bibit dan Chandra. Harusnya dilakukan juga pencopotan kepada BHD dan Hendarman," ujar Syamsudin.

Di tempat terpisah anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul mempertanyakan pihak di belakang Susno sehingga Kabareskrim ini terkesan kebal hukum. Bahkan KPK pun tidak menahan Susno yang diduga terlibat kasus Bank Century yang sedang diperiksa KPK. "Siapa sih di belakangnya sampai-sampai KPK tidak berani menahan?" kata Ruhut.

Kapolri menyerahkan 5 penyidik Mabes Polri untuk dimintai keterangan oleh Tim 8. Namun Susno tidak diikutsertakan. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna menyatakan Susno masih aktif. "(Susno) Saya kira masih aktif. Kita masih nunggu bagaimana hasilnya TPF," kata Nanan.

(nvc/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads