Keluarga Polri: Penonaktifan Susno Langkah Tepat

Kriminalisasi KPK

Keluarga Polri: Penonaktifan Susno Langkah Tepat

- detikNews
Rabu, 04 Nov 2009 15:38 WIB
Keluarga Polri: Penonaktifan Susno Langkah Tepat
Jakarta - Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) mendukung rekomendasi Tim 8 agar Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji dinonaktifkan. Susno dinilai bertanggung jawab atas kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

"Pencopotan Kabareskrim sudah merupakan langkah yang tepat. Menonaktifkan Kabareskrim untuk bertanggung jawab pada kasus Bibit dan Chandra," ujar Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Bugiakso.

Bugiakso mengatakan itu usai silaturahmi Purnawirawan Polri di Gedung PTIK, Jl Tirtayasa, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2009). Acara dihadiri Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) dan Wakapolri Komjen Pol Makbul Padmanegara.

Soal disebut-sebutnya sejumlah petinggi Polri dalam rekaman, Bugiakso berharap masyarakat bersabar dan Polri jangan dianiaya.

"Harapan kami kita bersabar, jangan sampai dulu KPK dianiaya sekarang Polri yang dianiaya," imbuhnya.

Bugiakso menilai munculnya nama petinggi Polri dalam rekaman jangan diartikan sebagai kesalahan institusi Polri.

"Kita memahami ini institusi soal ada kesalahan bukan karena institusi Polri, kapolri sudah terbuka sudah cukup mengakomodir masyarakat dengan membebaskan Bibit dan Chandra," kata Ketum Jenderal Sudirman Center ini.

Dalam kesempatan ini Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak mengatakan pertemuan purnawirawan Polri tidak terkait rekaman. "Silaturahim rutin para purnawirawan setiap 2 atau 3 bulan sekali," tegas dia.

Mengenai adanya purnawirawan yang mendukung KPK terutama teman seangkatannya Bibit Samad Rianto, Sulistyo memahaminya. "Ya itu manusiawilah," jata Sulistyo.

Tim 8 atau tim pencari fakta merekomendasikan untuk menonaktifkan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji. Hingga pukul 15.30 WIB, Tim 8 masih mengadakan pertemuan dengan Kapolri.
(nik/iy)


Berita Terkait