Yuddy mundur adalah karena gagasan dan ide-idenya tidak diakomodasi sehingga dia merasa tidak layak lagi berada di bawah naungan partai beringin ini.
"Di Partai Golkar gagasan saya tidak bisa berkembang lagi. Tidak ada tempat lagi buat ide-ide saya. Padahal saya harus tetap berjuang," ujar Yuddy mengemukakan alasannya mundur dari partai yang sudah 17 tahun dihuninya," kata Yuddy kepada detikcom, Rabu (4/11/2009).
Keputusannya mundur dari Golkar karena dia menilai idealisme di partai ini dianggap telah mati. Politisi muda yang pernah menjadi anggota Komisi I DPR ini juga menilai Golkar tidak kondusif lagi bagi pengembangan perjuangan partai yang ideal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai langkah awal mundurnya Yuddy dari Golkar, dia akan berpamitan dengan sejumlah senior dan sesepuh Golkar. Mulai hari ini dia akan berpamitan, sebelum secara resmi pekan depan mengumumkan kemundurannya.
"Saya akan pamitan dengan senior Golkar. Yang pertama tentunya dengan Ketua Dewan Pertimbangan Pak Akbar (Tanjung)," tandas Yuddy. (Rez/yid)











































