KPK Minta Aksi Mogok Dihentikan, 14 Mahasiswa Bergeming

KPK Minta Aksi Mogok Dihentikan, 14 Mahasiswa Bergeming

- detikNews
Selasa, 03 Nov 2009 22:16 WIB
KPK Minta Aksi Mogok Dihentikan, 14 Mahasiswa Bergeming
Jakarta - Merasa telah berhasil mengeluarkan 2 pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah dari tahanan Mabes Polri, Plt KPK Tumpak Hatorangan Panggabean menyerukan kepada para mahasiswa untuk menghentikan aksi mogok makannya.

Tetapi seruan Tumpak ini tidak digubris mahasiswa karena mereka ingin pemberantasan korupsi yang lebih besar tetap diusut KPK. Salah satunya para mahasiswa menuntut pengusustan skandal Bank Century.

"Kami sangatย  berterima kasih dan terharu dengan aksi spontanitas yang Anda lakukan 2 hari ini. Saya perlu beritahukan, sebagian dari perjuangan Anda itu telah berhasil," kata Tumpak di depan kantor KPK Jl HR Rasuan Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (3/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari informasi yang kami terima, rekan kami Candra dan Bibit sudah ditangguhkan penahanannya. Oleh karena itu, harapan kami Anda semua tidak melakukan mogok makan seperti yang telah dilakukan karena akan mengganggu kesehatan kamu semua," pinta Tumpak.

Tumpak menilai perjuangan masih panjang, karena itu para mahasiswa diminta mengehentikan aksi mogok makannya. Hal ini sangat penting agar dengan kesehatan mahasiswa yang fit dapat melanjutkan perjuangan yang lebih baik.

"Saya meghendaki agar kamu semua menghentikan aksi spontanitas kalian, karena perjuangan kita masih panjang. Jangan samapai nanti temen-teman mahasiswa jadi sakit," pintanya.

Menangapi permintaan itu, 14 mahasiswa yang sedang mogok makan di depan Gedung KPK bergeming. Mereka tetap akan melanjutkan aksinya sampai pemberantasan korupsi dilakukan tanpa pandang bulu termasuk kepada kasus besar yang diduga melibatkan Wapres Budiono.

"Aksi ini bukan hanya untuk Bibit dan Chandra. Tapi untuk melawan korupsi yang lebih besar. Perjuangan ini kita lakukan hingga kasus Bank Century diusut," kata salah satu peserta mogok makan dari UIN Jakarta.
(yid/nwk)


Berita Terkait