"Saya juga minta maaf, saya tidak ada pencatutan terhadap Bapak Presiden RI, tidak ada pencatutan terhadap Kejaksaan. Saya mohon maaf kepada Presiden RI dalam minggu-minggu ini terkait dengan kasus dengan KPK," ujar Anggodo seperti yang dilansir dari TVOne di salah satu ruangan di kantor TVOne, Jl Rawa Terate, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (3/11/2009).
Anggodo pun meminta maaf kepada Abdul Hakim Ritonga yang sempat disebut-sebut dalam rekaman itu. "Dengan Pak Wisnu betul sebagai teman. Dan juga kepada rakyat Indonesia kasihanilah keluarga saya," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau berikan pada istri saya, bukan satu perempuan yang baik pada saya, karena saya ini bussines, banyak yang support. Untuk masyarakat tolong, untuk keluarga saya Anggoro, sudah nggak perlu dihujat, sudah habis-habisan, kalau perlu pengacara Pak Anggoro memaparkan bukti-bukti yang dibuat oleh dokter," tandas dia.
(nwk/iy)











































