"Ini betul satu tantangan bagaimana negara bisa dilecehkan oleh Anggodo. Harusnya dia dicari untuk ditangkap, tapi kok malah muncul di TV, aparatur penegak hukum harus bertindak cepat,"ujar Adnan dalam jumpa press di kantor Watimpres, Jl Veteran, Selasa(3/11/2009).
Adnan mengatakan Anggodo merupakan tokoh sentral dan memiliki jaringan luas terhadap aparat penegak hukum. Hampir semua pejabat di Mabes Polri, Kejaksaan dan pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) itu mengenal Anggodo.
"Bahkan lembaga baru (LPSK)sudah masuk angin juga," imbuhnya.
(mpr/iy)











































